Barra Royal : Sukses Berbisnis dengan Kerja Keras dan Berdoa

barra tangandiatas ukmsuksesBerawal dari Barra Royal masih duduk di kelas 3 SMP dan 1 SMA orang tua menyuruhnya menjaga usaha wartel dan warnet yang berada di bekasi. Pada saat itu Barra merasakan kegelisahan di dalam hati karena pada usianya seharusnya sedang asyik-asyiknya bermain ketika pulang sekolah.

“Sementara jaga wartel dan warnet saat itu saya jalani setiap pulang sekolah sekaligus mengontrol karyawan. Meski demikian, lama-lama saya menikmati hal itu dan berusaha berpikir positif bahwa tujuan orang tua menyuruh saya karena ingin mengajarkan saya disiplin dalam hal waktu agar lebih produktif,” kata Mantan Ketua TDA Bekasi ini.

Selama mengurus wartel dan warnet, Barra berusaha melihat peluang lain. Biasanya, orang sambil main internet ingin makan makanan ringan. Akhirnya ia mulai mencoba menjual makanan ringan. “Alhamdullilah pada saat kelas 2 SMA saya sudah bisa menjadi agen makanan untuk men-supply wartel dan warnet yang berada di Bekasi Timur. Ada margin yang lumayan karena pada saat itu wartel dan warnet sedang menjamur dimana-mana,” katanya.

Kemudian mulailah Barra diamanahi orangtuanya untuk mengelola usaha pabrik batu bata di daerah Cikarang. “Saya jalani hal ini pada saat usia kelas 3 SMU. Saya berpikir bagaimana agar usaha batu bata ini bisa maksimal,” ujar Sekretaris Umum Komunitas TDA saat ini.

Maka mulailah ia memasarkan batu bata dari matrial ke matrial lainnya. Sambil proses berjalan saya berpikir agar bisa langsung mendapat order sekaligus banyak. Bahkan akan lebih bagus lagi kalau bisa menembus proyek pembangunan, karena pada saat tahun 2002, di Bekasi dan sekitarnya sedang ramai pembangunan ruko dan mall-mall.

“Akhirnya saya pakai taktik menawarkan batu bata sambil masih menggunakan baju seragam sekolah, dengan maksud agar pimpinan proyek atau mandornya iba. Taktik ini gak langsung berhasil. Selama satu bulan saya trus bawa sample bata keliling menawarkan ke proyek mall, ruko, dan sebagainya.”

Sambil terus berusaha dan berdoa, akhirnya sample-nya diterima. Proyek yang kemudian mendapat supply batu bata Barra adalah ruko Kalimas, gedung kampus UIN, Gedung Pemkot Depok dan Mall Giant Bekasi.

“Alhamdullilah bisa terima order ratusan ribu bata yang nominal tagihannya puluhan juta. Ini berlanjut ke proyek lainnya karena para mandor pun merekomenasikan bata saya, yang bersaing dan berkwalitas bagus karena diproduksi di pabrik sendiri. Order tidak hanya batu bata, tapi berlanjut ke pasir, batu, split, dan lain-lain,” kisahnya.

Disela-sela Barra berdagang dan sekolah, ia suka membaca dan ikut seminar motivasi usaha. Di sinilah Barra menemukan bahwa bisnis itu ‘faktor kali’, yang artinya kalau seseorang giat memasarkan produknya ke massal hasilnya pun akan berbeda.

Barra mulai bermain di bisnis property. Bukan jual beli rumah yang ia lakukan, melainkan pengadaan lahan untuk industri di wilayah Jababeka dan Lippo. Keuntungannya digunakan untuk membuat usaha bersama rekan yang diinvestasikan di percetakan digital printing CAD. Saat ini CAD sudah memiliki tiga cabang di Jakarta, Bekasi dan Cikarang.

“Sama halnya dengan bisnis di batu bata yang membutuhkan ‘faktor kali’ agar omset meningkat tajam. Di percetakan pun kita ambil pasar corporate. Makanya CAD kita buka di Cikarang karena disana berkumpulnya kawasan industry.”

Barra berprinsip bahwa menjalani aktivitas bisnis haruslah diiringi dengan aktivitas sosial dan dakwah, karena dari sanalah pintu rezeki yang tidak diduga-duga akan datang.

“Karena memang sudah janjinya, siapa yang menolong agamaku maka akan ditolonglah kehidupan kita. Teruslah bekerja keras dan berdoa. Tidak ada jaminan bila orang tuanya kaya dan mampu maka anaknya pun ikut kaya. Semua tetap harus sesuai sunnahnya, yaitu kerja keras,” pesannya.

Sumber : Buku Keajaiban Tangan Di Atas, Karya : @roniyuzirman dan @iimrusyamsi

Foto : http://tdabekasi1.files.wordpress.com/

Admin @ukmsuksescom
Admin @ukmsuksescom
Ditulis dan diposting oleh Admin UKMSukses.com

One thought on “Barra Royal : Sukses Berbisnis dengan Kerja Keras dan Berdoa

  1. Bagaimana carax promosi jika buka warung makanan baru,apa yang kita lakukan,apakah menjaga kwalitasnya,atau menghiasi warung dgn pernak,pernik yang menarik supaya mencuri perhatian terhadap planggan,itu ja yg kami smpaaikan wasallam…

Leave a Reply


1 + 2 =